|
Mulai tahun ajaran 2010-2011, setiap pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) akan menerima kurikulum etika berlalulintas dan safety riding sebagai tambahan pelajaran baru bagi mereka.
Nantinya kurikulum baru ini akan mulai diterapkan di lima wilayah daerah Nusantara, yakni Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Riau.
Head of Corporate Communication PT Astra Honda motor (AHM), Kristanto menuturkan, pencanangan kurikulum mengenai keselamatan berkendara ini sebenarnya sudah mulai berjalan di Yogyakarta, dan AHM ikut memfasilitasi program tersebut.
Ia menjelaskan, keinginan agar safety riding jadi mata pelajaran di sekolah, semata-mata dilakukan guna menekan angka kecelakaan lalu lintas dan kesadaran berkendara yang aman.
"Karena safety riding tidak bisa hanya dilakukan lewat kampanye, kesadaran itu bisa tumbuh kalau dilakukan berulang-ulang, cuma lewat pembelajaran di sekolah inilah safety riding bisa lebih efektif," katanya ketika ditemui di Pabrik Honda, Cikarang, Jawa Barat, Senin (5/7/2010).
Bahkan sebagai langkah awal, selain Yogyakarta yang menjadi pilot project kurikulum ini, provinsi Riau juga akan menjadi daerah yang pertama kali menerapkan Safety Riding Center.
Di tempat inilah, kata Kristanto para siswa akan diajarkan mengenai praktek safety riding yang kemudian bila lulus dan telah memenuhi segala persyaratan bisa langsung mendapatkan SIM. "Karena di Safety Riding Center itu nantinya juga akan ada pelayanan SIM," tutur dia.
Ia berharap kurikulum ini bisa diterapkan disemua sekolah se-Indonesia termasuk untuk para pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-Kanak (TK). "Karena kurikulum ini akan melibatkan selruh pihak sekolah bukan cuma muridnya," tambah Kristanto.
Pendidikan mengenai safety riding ini sebut dia akan masuk menjadi kurikulum terintegrasi. "Jadi bentuknya bisa juga sebagai mata pelajaran muatan lokal," katanya. (uky) Source: http://autos.okezone.com/read/2010/07/06/53/349929/safety-riding-siap-jadi-kurikulum-baru-di-5-sekolah |